Gaya bahasa dalam blog versi Alvi


Tulisan ku kali ini sesi curhat yang ringan-ringan aja yaa karna pengen mengisi blog dengan apa yang aku pikirkan dan gaya tulisan ku.

Aku beberapa minggu, sempet skip-skip terus buat menulis di blog ku ini karna ada beberapa hal kok aku merasa menulis bukan kayak cara aku ngomong gitu loh.

Kemudian jam tidur malam ku jadi berkurang karna mikirin "mau nulis apa yaa", karna goals ku di blog ku ini emang lebih fokus ke belajar skincare buat pemula/emak2 yang pengen simple skincare an, kemudian produk yang aku pakai itu apa aja (sekarang pakai Azarine alhamdulillah yaa ada brand lokal yang sesuai mau ku, bener-bener diijabah banget lah doa ini), dan bisa jadi aku juga pengen curhat diblog ku karna menurut ku ialah blog sarana privacy ku untuk curhat lebih dalam (mungkin aja ada yang sefrekuensi karna aku suka sharing di facebook tapi disitu ada keluarga yaa gak lah mending menulis diblog aja)

Baca : https://www.alvisuryani.com/2022/01/update-skincare-dan-jadikan-moment.html

Dari sini terlihat jelas kan kalau aku pakai kata "aku" bukan "saya", karna kalau aku ngetik tuh kayak aku nih lagi ngobrol gitu loh sama kamu jadi yaa mungkin karna aku berasal dari daerah Sidoarjo-Jatim yang cara berbicaranya hampir campur-campur, atau karna yaa aku suka gaya bahasa tulisan ku yang bebas seperti ini.

Semoga bisa diterima sama pembaca yaa.

Aku mencari cara agar bisa produktif walaupun aku dirumah sambil momong anak, namun waktu untuk menulis diblog, aku sekali ketikan harus selesai karna kalau baca tulisan yang pending tuh kayak ngawang gitu loh mau nulis selanjutnya.

Itu kalau aku tapi kembali lagi, setiap orang berbeda-beda cara menulisnya.

Jadi harap maklum yaa dan bisa jadi itulah alasan ku menggunakan gaya bahasa bebas "aku" diblog ku.

Sebelumnya pun aku bisa menulis begini karna aku juga pernah cerita ditulisan ku sebelumnya.

Baca : https://www.alvisuryani.com/2021/05/awal-mula-tertarik-menulis-di-blog.html

Terus, hal yang ingin aku ungkapkan ialah aku seneng kalau kamu sharing dikolom komentar atau aku pernah meninggalkan komentar diblog orang, karna seolah-olah kayak kita ngobrol gitu.

Mungkin aku anak yang tipe introvent, aku tuh kalau awal ketemu orang baru yaa gak banyak omong tapi kalau udah deket yaa gitu lah ada-ada aja kelakuan.

Tapi ini udah jadi emak-emak, mungkinkah agak berbeda sama sikap sebelum menikah.

Lebih seneng ke dunia virtual seperti ini, iya, nyaman ku disitu dari jaman SMP kayaknya.

Gitulah kisah ku yang akhirnya bisa lega banget beneran deh nulis begini tuh aku banget so happy, berasa kayak jurnaling online karna biasanya aku jurnaling di buku khusus ku (lebih mengena tulis tangan karna sambil nulis impian-impian hajat-hajat yang ingin aku panjatkan).

Komentar

  1. Menulis sesuai kenyamanan kita aja mba. Supaya cerita juga lebih mengalir :). Akupun nulis pakai kata 'aku', Krn memang terbiasanya gemitu. Kalo pake 'lu-gw' atau saya, kok yaaa LGS kaku. Malah aneh ntr tulisannya Krn memang ga terbiasa pakai sebutan itu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwk mungkin aku terkena efek MLM jadi ngomongnya lebih nyaman pakai kata "aku" dan cara menulis ku yaa seperti aku curhat diary gitu. .keliatan aneh emang mungkin kemarin-kemarin tapi semoga paham yang baca hihi

      Hapus
  2. ya, tulisan kita adalah gaya kita. begitulah, mau dianggap aneh juga ya gaya sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soalnya aku kalau diblog kan rata-rata memang menulis ada fee dan sesuai sama kamus bahasa Indonesia juga. Aku masih seneng menulis dengan menyebut diriku yaa pakai kata "aku" karna kalau nulis kayak aku juga sambil ngomong gitu mbak dalam hati.

      Hapus

Posting Komentar