Exfoliate kulit bibir, perlukah ?


Sebelumnya saya mau tanya dulu nih, kamu pernah merasa penting nggak untuk scrub atau masker kulit bibir ?

Kalau dulu saya nggak ada pemikiran untuk lakukan treatment kulit bibir, karna menurut saya biasa aja yang penting dikasih pelembab bibir tiap malam.

Tapi ternyata, kok keliatan pucat dikit gitu rasanya jadi kulit bibir terasa bukan alami.

Pecah-pecahnya sih enggak, cuman terlihat jelas di cermin kalau agak kering kulit bibir saya karna saya senang pakai lipstik tiap hari, itu minimal banget.

Berhubung saya ini suka sama dunia skincare dan ada produk baru untuk exfoliate kulit bibir, akhirnya saya coba beli.

Sekali lagi, sebelum beli pun saya coba dong ubek-ubek yang namanya review produknya dan biasanya sudah bermunculan seminggu setelah produk launching.

Yang review jelas para membernya sendiri dan saya pun nggak hanya satu dua orang aja liat review produknya, tapi beberapa orang reviewer sampai saya merasa menemukan jawaban "oh hasilnya seperti ini", begitulah gumam saya dalam hati.

Kemudian saya baca dulu cara pakainya, yups si Love Nature Smoothing Lip Mask n Scrub ini meracuni saya untuk mencoba sensasinya.

sumber : dokpribadi

Ternyata cara pakainya bisa digunakan scrub atau masker bibir, bisa multifungsi juga tapi saya lebih tertarik menggunakan step masker bibir karna menurut saya lebih meresap tanpa menggosok-gosok kulit karna setiap kulit berbeda-beda kenyamanannya antara scrub dan masker.

Pertama-tama, bersihkan kulit bibir menggunana remover makeup atau cleansing oil/balm, kemudian bilas dengan air bersih.

Kemudian, ambil scrub dan masker Love Nature Smoothing Lip Mask n Scrub, kalau kamu tim scrub maka kamu langsung saja gosok memutar di area kulit bibir kemudian kamu bilas dengan air bersih, sedangkan kalau kamu tim masker maka kamu oles saja diseluruh kulit bibir kamu dan tunggu sampai 15 menit, setelah itu bilas dengan air bersih.

sumber : dokpribadi

Pas pertama kali pakai produk ini menyentuh kulit bibir, rasanya kayak dingin hangat gitu, apa mungkin karna dari kandungan produknya yaitu passion fruit, mine, dan lime jadi sensasinya pun hangat tapi agak manis juga rasanya.

Dan butiran scrubnya cuman sedikit dan lembut, jadi menurut saya cocok untuk semua orang dan kalau digunakan scrub masih nyaman dikulit bibir.

Hasilnya dikulit bibir pun terlihat cukup fresh dan terhidrasi alami, ada sensasi lembut juga kulit bibir, nah ini yang bikin saya ketagihan juga untuk exfoliate kulit bibir, dan suami saya pun juga selalu ikut-ikutan bahkan nagih juga.

Beberapa review pun mengatakan kalau mereka pakai rutin lip mask n scrub ini, bibir mereka tampak cerah alami, walaupun ukurannya hanya 15ml tapi ini cukup untuk ukuran bibir kita dan bisa juga buat qtime sama temen atau sama suami.

Dan point utama ialah lakukan exfoliate ini seminggu 1-2 kali saja atau 3 hari sekali, kalau saya pakai jadwal setiap Senin dan Kami atau Senin dan Jumat kalau lagi males hehe, atau juga Selasa dan Jumat, intinya 3 hari sekali.

Mungkin kamu awalnya nggak bakalan tertarik cobain scrub atau masker bibir, tapi bagi yang suka pakai lipstik nah tuh kamu wajib coba exfoliate kulit bibir kamu.

Banyak skincare viral, tim ikut-ikutan coba skincare atau tim setia ?


Menutup akhir tahun ini, saya sedang kepikiran untuk pindah skincare karna di skincare saya sebelumnya cukup membuat saya berpikir kembali untuk repeat order.

Bukan karna alasan tidak cocok produknya, bukan karna produknya tidak bagus, tapi karna budget skincare ini harus dipikir-pikir kembali, terlebih buat ibu rumah tangga seperti saya yang pemasukan masih dari suami saja.

Meskipun banyak ibu rumah tangga atau para pecinta skincare yang suka coba-coba skincare, menurut saya nggak apa-apa asalkan kulitnya nggak mengalami masalah dan pasti budgetnya ada.

Sedangkan saya masih penghasilan dari suami saja (doain saya punya rejeki sendiri aamiin) dan harus mengatur keuangan budget skincare.

Tapi saya ini tipe yang agak pemilih sekali dalam hal skincare, pemilihnya ialah asalkan produk tersebut halal dan bpom, kemudian aman untuk bumil dan busui, karna saya pun kalau hamil anak kedua pasti masih berat rasanya untuk nggak skincarean.

Minimal wajah bersih bebas kusam, itu aja prinsip saya dalam berskincare, kalau untuk urusan aging ini masih bisa dikejar setelah melahirkan.

Skincare viral, apa yang harus dilakukan ?


Beberapa tahun belakangan ini, memang lagi trend skincare yang bagus-bagus kalau kita lihat reviewnya yaa, tapi yang menjadi pertanyaan ialah apakah kita akan jadi penonton atau malah ikut-ikutan beli karna viral dan penasaran.

Bedakan juga endorse, review atau testimoni, dan brand ambassador karna ketiganya ini berbeda arti.

Menurut saya, dalam berskincare pastikan dulu kita mengenal jenis kulit dan permasalahan kulit kita, setelah itu pilih produk yang sesuai kebutuhan kulit kita tadi.

Kadang begini, misal ada yang ingin kulitnya putih mulus tanpa noda sedangkan permasalahan kulitnya ialah warna kulit gak merata dan sudah ada kerutan halus, nah kan nggak cocok, maka dari itu beli skincare haruslah sinkron antara maunya kulit dan solusi produknya.

Kalau ingin coba skincare, pastikan cek dulu sudah halal dan bpom kah, nama perusahaannya juga harus jelas, dan pastinya kita nggak ikut-ikutan beli karna akan menguras isi dompet juga, dan yang paling penting juga bahan yang dipakai, setidaknya ada penjelasan supaya yang awam sama skincare nih cukup jelas manfaat produknya.

Nggak melarang juga coba skincare yang sedang viral, siapa tahu kamu lagi butuh untuk mengatasi permasalahan kulit kamu.

Tapi yang perlu dicatat, cobalah salah satu produknya terlebih dahulu agar kulit kamu nggak kaget-kaget banget kalau ganti produk, misal bagian pelembabnya dulu, kalau serum dulu sih nggak apa-apa kata ahli yang pernah saya dengat tapi entah kenapa saya lebih suka coba di step pelembab terlebih dahulu karna bagian serum ini ada bahan aktifnya

Dan jangan buru-buru memberi kesimpulan tidak cocok padahal masih pakai 1 minggu, produk bekerja dan dapat dilihat hasilnya minimal 1 bulan dan maksimal 3 bulan lamanya.

Kamu pun harus mengenali juga tanda-tanda kulit kamu nggak cocok sama produk tersebut, biasanya terjadi gatal di kulit wajah, iritasi, kulit terasa tertarik, dan jerawat yang nggak normal alias breakout.

Bedakan juga sama purging karna ini banyak banget yang salah kaprah, purging ini memang agak beda-beda tipis sama breakout menurut saya karna setiap kulit punya cara detoknya masing-masing.

Kalau purging yang sering saya alami, biasanya beruntus kecil dalam jumlah sedikit dan terlihatnya agak samar, jerawat pun juga ada tapi gak heboh dan gak gatal itu sih yang penting.

Kenapa ada pendetokan, yaa karna bisa jadi skincare tersebut menangkap sisa-sisa kotoran di kulit wajah kita yang terdalam dan akhirnya diangkatlah ke permukaan kulit kita sama skincare tersebut.

Begitu ceritanya.

Tim beli skincare karna viral vs tim setia skincare lama


Sampai pada kesimpulan ala saya, ketika kulit kita cocok dengan suatu brand tertentu, nggak apa-apa lanjutkan saja karna yang terpenting kan kulit kita ini sehat dan minim permasalahan kulit wajah.

Kalau tim beli skincare karna viral, seperti yang saya katakan sebelumnya yaitu nggak masalah kalau ingin dan ada budget lebih, apalagi ada nilai plus bagi yang kulit wajahnya bisa coba-coba skincare.

Kalau dicampur gimana apakah pengaruh dikulit wajah (beda brand gitu maksudnya) ?

Saya lebih suka pakai skincare dengan satu brand karna nih misal serum merek A, pelembab merk B, padahal perusahaan sudah membuat produk yang satu dan lainnya saling berhubungan makanya lebih aman pakai sepaket alias satu brand.

Kecuali kalau mau berpindah skincare, kamu nggak apa-apa campur dulu karna proses peralihan dari brand satu ke brand lainnya.

Contohnya seperti saya sekarang, dari tahun 2017 sampai 2021 ini saya setia sama produknya Oriflame, tapi karna suatu hal seperti yang saya sebutkan diatas, akhirnya saya mau coba brand lokal asalkan produk tersebut bahannya alami, halal, bpom, bisa untuk bumil dan busui.

Lama banget saya cek-cek review yang lewat di instagram saya, dan akhirnya memutuskan mencoba brand Azarine, pindah brand pun karna review dari teman terlebih dahulu karna saya memiliki standart produk apa dan bagaimana yang harus saya pakai sampai jangka panjang.

Akhirnya, saya pun mencoba beli pelembab Azarine yang khusus untuk kulit berminyak dan berjerawat, saya gali lebih dalam juga produknya dan ternyata oke saya tertarik.

Saya belum bisa memberikan review lebih jauh tentang Azarine karna masih beberapa hari pakai produk tersebut, tapi kalau dikatakan cocok, iya saya cocok dan sesuai banget sama kebutuhan kulit dan buget saya.

Bagi kamu yang punya hobi merawat kulit wajah, sedini mungkin edukasi diri kita tentang skincare karna yang namanya seni skincare itu nggak bisa dicontek.

Pentingnya memakai masker wajah yang menutrisi dan melembutkan kulit


2 bulan yang lalu, ada produk baru muncul di katalog dan mau coba pakai produk baru tuh yang dipikiran saya ialah "bagus nggak sih produknya", karna saya juga mikir budget skincare saat ini.

Saya lebih tertarik sama skincare dibanding makeup, karna kalau udah emak-emak yang penting kulitnya sehat alias anti ribet.

Tapi kembali lagi, skincare harian pun nggak cukup jadi harus lakukan rutinitas tambahan setiap mingguannya yaitu exfoliate atau pengangkatan sel-sel kulit mati.

Ada macam-macam produk exfoliate yang sering kita pakai, seperti scrub, masker wajah, peeling, bahkan sheetmask.

Dan produk exfoliate kulit wajah pun punya beberapa tekstur, manfaat, dan cara kerjanya yang kita sendiri harus memahami itu semua.

Kenapa ?
Yaa supaya kulit wajah kita ini nggak over exfoliate yang malah menyebabkan kulit kita makin kering, dilakukannya pun cukup 1-2 kali seminggu aja.

Ngomong-ngomong soal exfoliate kulit wajah, saya sekarang sedang tertarik dengan masker wajah terbarunya Love Nature Dark Berries Delight Face Mask Smoothie, kalau dilihat dari namanya, terlihat banget kan kalau kandungannya dari buah dan teskturnya smoothie, tapi yang bikin saya penasaran yaa hasilnya setelah pakai masker ini.

Produk baru launching, masih belum kepincut dan kepincutnya yaa bulan berikutnya.

Kalian tahu kenapa saya seperti itu ?
Karna saya selalu ingin lihat review dari para penggunanya dulu hehe, entah itu di youtube atau instagram yang para member Oriflame, karna mereka pasti review produk baru.

Akhirnya beli dong karna mumpung masih promo, yups, saya selalu memanfaatkan promoan kalau beli karna harganya sangat murah.


Warna masker wajahnya gemesin karna ini salah satu warna kesukaan saya yaitu ungu soft, gimana saya nggak kepincut mau beli.

Masker ini bisa untuk semua jenis kulit, kalau saya sih lebih merekomendasikan untuk kulit yang kering dan sensitif karna masker wajah ini bentuknya smoothie alias lembut.


Kurang lebih seperti ini teksturnya, nah kan gemes liatnya dan memang aku lebih menyarankan masker wajah ini untuk kulit yang kering dan sensitif, karna dia nggak menggores kulit wajah kamu, malahan masker wajah ini menutrisi dan melembabkan kulit wajah.

Kalau untuk kulit normal, berminyak, dan kombinasi gimana ?

Kalau di saya si jatuhnya biasa aja, hanya sekedar lembut dan segar hehe.


Dan inilah gambaran kalau diratakan dikulit tangan, nah kan makin seneng kalau masker wajah yang nggak melulu gosok-gosokin kulit wajah, kasihan juga wajah kita yaa.


Kalau saya praktekan dikulit wajah, hasilnya seperti ini tekstur maskernya, dan entah juga sih ini sudah merata atau belum atau kurang banyak saya pakaikan maskernya karna saya pakai spatula masker oleskannya.

Hasil pakai masker Love Nature Dark Berries

Kalau menurut saya, dia memang hanya untuk menutrisi kulit dan melembutkan kulit saja jadi cuman rileks seger gitu aja dikulit wajah.

Dibilas pakai air pun, aah bener-bener lembut masker wajah ini rasanya pengen pijat-pijat pipi terus walaupun pipi saya nggak tembem hehe.

Ukurannya yang 50ml ini enak aja bakalan lama habis juga, saya kadang berpikir enaknya kalau pakai masker wajah tuh banyak atau secukupnya dikulit wajah aja yaa. .mungkin ada yang berbeda caranya sama saya.

Ini kedua kalinya saya mencoba masker wajah dengan tekstur smoothie, tapi yang dulu nggak cocok karna memang untuk jenis kulit kering dan sensitif, sedangkan si Love Nature Dark Berries ini walaupun dia teksturnya smoothie tetap bisa dipakai untuk semua jenis kulit.

Alhasil, kita nggak perlu takut skin barrier atau permukaan kulit bagian luar kita ini rusak.

Sekali lagi, walaupun masker wajah ini teksturnya smoothie perlu dicatat pemakaiannya 1-2 kali seminggu saja yaa.

Semoga sharing saya bermanfaat buat para pembaca.