Alasan gagal ODOP dalam menulis blog

Manusia hanya bisa rencana, yang menentukan suatu keadaan ialah Maha Kuasa, seperti itu kata pepatah yang sering kita dengar.


Walaupun sudah berencana dan gagal melakukam suatu hal, yang terpenting ialah masih bisa diperbaiki lagi dan cek rencana yang tercancel.

Saya punya rencana untuk blog yaitu ODOP alias one day one post, tapi sayangnya ada beberapa kendala yang saya rasakan ditengah jalan.

Proses konsisten itu memang nggak mudah, tapi bagi saya yang seorang ibu rumah tangga dengan satu anak masih balita, susah-susah gampang buat mengatur waktu menulis blog.

Saat ini saya memang bermodalkan wifi dan hp android aja untuk menulis di blog, sebenarnya masih kurang lega karna belum tahu banyak atau sedikitnya kata yang saya tulis di blog.

"Loh kalau nulis blog yaa tinggal nulis aja"

Iya betul kok, tapi menurut beberapa yang sudah ahli, minimal menulis 1.000 kata.

Jadi biasanya aku cek dinote hp yang ada, semoga ini benar karna saya menulis modal nekat tapi berilmu juga (masih mencari ilmu blog dari para senior).

sumber : dokpribadi

Biar nggak ribet, saya memang menulisnya langsung diblog supaya tersimpan langsung didraft blog, setelah selesai baru copas ke note untuk cek sudah berapa kata yang sudah saya tulis.

Sebenernya kalau dilihat, mudah saja kan menulis blog melalui hp, tapi faktor kondisi yang membuat rencana bisa saja nggak sesuai.

Berikut ini kendala yang saya alami gagal ODOP :

1. Faktor kondisi Ramadhan

Disinilah mulai agak goncang niat mau nulis, karna jam menulis saya full di malam hari sekitar jam 21.00 setelah anak tidur.

Namun, efek lebaran yang kadang kalau malam udah capek duluan, jadinya anak tidur eh malah emaknya ikutan tiduran sampe bablas dini hari.

Setelah hari lebaran pun masih tetap berkunjung tapi di tempat saudara yang dekat-dekat saja, nggak mudik karna tahun ini banyak penyekatan dan mau nekat naik motor pun nggak berani, karna masih punya bayi usia 23 bulan.

Alhasil baru bisa lanjut nulis blog semingguan setelah lebaran.

Sedih jelas ada pada diri saya karna nggak sesuai rencana ODOP, bukan untuk mengejar apa-apa, namun saya punya alasan tersendiri "why ODOP", yaitu sebagai healing diri dan dengan begitu hati dan pikiran juga jadi lebih ringan.

Walaupun gagal ODOP, tapi masih tetap konsisten menulis kok saya.

2. Drama balita

Seperti cerita saya yang punya anak masih balita berusia hampir 2 tahun, kalau pegang barang elektronik pasti nanti berujung royokan, alhasil bisa mengerjakan blog hanya malam hari dan rela begadang sedikit.

Beberapa hari sebelum lebaran, malah kena pilek dan berujung batuk juga, waktu dicek ke dokter dan terjadilah yang namanya radang tenggorokan.

Ini yang membuat saya susah konsentrasi, karna anak saya ini sedang kondisi susah makan atau bosen dengan menu nasi.

Alhasil, mood seorang emak-emak ambyar sudah kalau urusan anak yang nggak sesuai rencana kita.

Dan sekarang jam tidur malamnya agak molor yaitu jam 20.00, kalau hitungan orang pasti masih sore jam seginian, tapi menurut jam bayi ialah ini sudah larut malam dan bangun tidur saja bisa jam 5.00 atau 6.00.

Jadi menyesuaikan sama balita susah-susah gampang.

3. Kalah dengan rasa kantuk

Hal terberat ini yaa para emak-emak, nidurin anak eh emaknya ikutan ketiduran, ada yang samaan atau berbeda?

Jawab dalam hati sambil ketawa yaa.

Salah satu tips saya ialah emang harus niat dulu, baru semuanya akan bergerak secara alami.

Buka buku perencaan blog apa untuk hari ini supaya mata kita lebih melek lagi buat menulis di blog.

Karna saya pakai media buku tulis untuk menulis tracking apa aja yang harus saya lakukan di blog, maka saya selalu buka catatan kecil ini dan menurut saya sangat bermanfaat.

Saya belajar dari beberapa sumber yang ikut serta dalam journaling dan memang ada bagian yang menurut saya bisa kita terapkan.

Kalau saya lebih ke sekedar nulis journaling biasa yaa, tanpa ada hiasan atau bentuk tulisan yang lucu-lucu.

4. Sakit

Hal yang paling nggak enak ialah ketika kita sedang sakit, rasanya mau beraktifitas pun nggak sanggup.

Sempat saya merasa capek-capek dan rasanya seperti nggak bergairah.

Dan seneng banget hari ini tukang pijetnya bener-bener enak, karna beliau pijat urat sehingga tiap pijatannya terasa diotot.

Kalau badan sehat, mau aktifitas apapun "ayok" aja kan jadinya dan mau makan pun juga pasti lahap.

5. Urusan rumah yang bikin menguras tenaga

Emak-emak ada yang setuju kalau urusan rumah nggak ada selesainya? Apalagi ada bocil yang lagi aktif-aktifnya, ini bikin rumah rusuh nggak selesai-selesai kan.

Nah itu tadi alasan saya sekarang gagal ODOP, tapi semangat menulis masih ada jadi lagi pengeb belajar ODOP.

Pengen ada memori kedihupan yang tertinggal dan bisa dikenang sepanjang masa.

Kalau kamu pernah mau coba ODOP kah?
Kalau iya, alasannya kenapa, dan kalau enggak, ada apa dengan ODOP?

6 komentar:

  1. Drama balita tuh aku banget juga mba. Alamak ada ide 'ting' bentar, lalu anak nangis auto ambyar. Fokus itu sih yg susah banget kalo punya anak ini. Heu (shezahome.com)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mbak Aswinda, iya nih kepala udah puyeng. Kadang ada jam malam kayak begini ini, malah ikutan tidur juga kebablasan. Bener poll, ide mau lanjut nulis ambyar😭

      Hapus
  2. Jujur blm tertarik mba kalo ODOP. Soalnya blogku berniche traveling dan kuliner. Yang mana aku nulis kalo ada bhn ttg traveling dan kuliner. Dan itu ga tiap hari ada. Makanya susah kalo aku hrs nulis tiap HR ttg traveling ATO makan2. Ga mungkin tema lain, kan lari dari Niche ntr :p.

    Alasan lain, aku ga terlalu suka nulis pake jadwal gitu. Soalnya kdg tergantung mood hahahaha. Tapi tetep kok aku slalu usahain seminggu sekali. Kec saat sedang detox sosmed dan blog aro sdg traveling yaa. Itu off dulu memang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku awalnya gak tertarik kak Fan untuk ODOP, karna efek gabut itu terus mikir ku kenapa aku nggak cerita tentang kisah2 ku sebelumnya gitu kan, jadi aku buatlah si ODOP ini.

      Berhubung kena drama balita yang mendadak sakit, terus kalau tidur kan lampu nya dimatikan, nah dia tuh kriyep2 gitu loh kalau lampunya nyala. .otomatis masih kesusahan ketika bayi rewel (padahal emaknya yaa disampingnya terus).

      Niche ku awalnya bahas seputar skincare, review, tips2, tp kemudian rasanya pengen nulis hal yg berbeda, akhirnya aku tuangkan di blog ku ini. .tp tetep aja sih dominan ke kecantikan wkwk.

      Hapus
  3. satu hari tiga cerita aku bisa, cuman bingung mau nulis apa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba buat to do list aja kak kalau memang mau ketik blog.

      Hapus