Tips memilih skincare agar hasil maksimal

Wih kok kamu pakai produk apa aja cocok ya, beda sama aku yang sensitif banget tiap pakai produk.

Wah kulit mu kok bagus terus.

Dan seterusnya membanding-bandingkan diri karna pakai produk apapun kok gak cocok padahal sudah sesuai sama yang "kata temen".


Sebelum kita mencoba otak-atik alias belajar pakai produk perawatan wajah secara mandiri, alangkah baiknya kita memahami dulu yang namanya dasar-dasarnya.

Hal yang penting kita tahu terlebih dahulu ialah jenis kulit kita apa nih, kemudian kondisi atau permasalahan kulit kita, baru kamu bisa pilih produk yang memang sesuai kebutuhan kulit kamu dan bukan yang kamu ingingkan karna hasil akhirnya malah bikin kamu kecewa kalau gak sesuai harapan.

Dari situlah kita bisa belajar mencintai kulit kita, asik ya bahasanya.

Kalau udah cinta, maka skincare selanjutnya pun kamu bakalan lebih mudah memilihnya dan itu sudah aku buktikan sendiri sejak tahun 2017an, dimana wajah ku jerawatan banyak sewajah dan aku disuruh temen ku ikutan training online tentang skincare. .aku ikutin terus pembahasan yang berhubungan dengan skincare. .sampai akhirnya saat ini aku bersyukur bisa memulihkan kulit wajahku, walaupun sekarang kondisi wajah ku udah gak kayak dulu tapi setidaknya aku sudah bisa mandiri mengatasinya.

Dan point penting ialah simak beberapa influencer yang memang sudah bidang expert tentang merawat kulit wajah karna misal nih kayak aku yang ngomong, kemungkinan kecil didengarkan, bisa juga gak dianggap. .bener kan.

Sekarang lagi viral yang namanya skincare tanpa kita perlu pergi ke dokter dan mengandalkan konsultasi atau testimoni si penjual produk.

Kalau konsultasi didokter yang memang menangani kulit, harganya ratusan ribu sedangkan kalau diklinik kecantikan yang biasa aja, konsultasi ke dokter hanga puluhan ribu aja.

Jadi beda banget dari segi harga dan aku pun juga baru tahu kalau tidak semua klinik kecantikan itu emang paham benar dengan kondisi kulit, yang paham banget pasti dokter kulit.

Cara memilih produk perawatan kulit wajah secara mandiri

Dulu pun aku juga gak paham-paham banget tentang merawat kulit wajah, tapi sekarang merasa "loh ternyata aku pun pola skincareannya juga sama kayak yang dikatakan influencer X".

Saranku, carilah info sebanyak-banyaknya tentang perawatan kulit wajah dan produk yang kamu butuhkan karna dalam berskincarean tidak ada yang namanya saling contek mencontek, kulit kamu dan kulit teman mu bisa jadi berbeda atau bisa saja jenis kulitnya sama tapi kondisi kulit kalian berbeda. .sampai sini paham kan yaa.

Terus gimana dong supaya kita bisa skincarean dengan hasil yang maksimal?

Simak step by step ini ya.

1. Pastikan kamu kenali jenis kulit kamu. Secara umum, jenis kulit ada 5 macam yaa dan sekali lagi tiap orang bisa berbeda atau bisa sama (normal, kombinasi, berminyak, kering, sensitif).


2. Kenali kondisi dan permasalahan kulit wajah kamu. Kondisi kulit ini biasanya terlihat dipermukaan kulit wajah, seperti jerawat, flek hitam, warna kulit gak merata, dehidrasi, pori-pori besar, dan masih banyak lagi bahkan kerutan pun diusia yang masih 25 tahunan bisa terjadi kalau kamu gak merawat kulit kamu mulai sekarang.

Setiap orang punya cerita sendiri tentang permasalahan kulit wajahnya karna bisa jadi faktor makanan atau faktor eksternal seperti sering terkena panas matahari yang membuat kulit wajah kita jadi kusam bahkan flek hitam.

3. Baru step terakhir adalah pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit wajah kamu yang mencakup poin 1 dan 2 pastinya.

Kalau dirasa butuh skincare anti-aging, boleh banget kamu pakai karna minimal usia pakai anti-aging itu sekitar 20 tahun karna diusia inilah kita banyak aktifitas outdoor yang bikin kulit kita sering kena polusi bahkan panasnya matahari ini pun bisa bikin tanda-tanda penuaan dini pada kulit. .mau usia muda tapi keliatan tua? Gak dong ya.

Kalau kulit wajah kamu biasa-biasa aja minim banget permasalahan kulit wajah, pakai basic skincare pun gak masalah kok. .basic skincare ini bisa mulai diterapkan mulai usia 17 tahunan.

Skincare terkenalnya dipakai oleh kaum perempuan, tapi sekarang laki-laki pun bisa menggunakan skincare karna untuk menunjang penampilannya, minimal gak kusam kan.

Itulah tips supaya produk skincare kamu bekerja secara maksimal dan poin-poin inilah yang wajib kamu pegang dan semoga bermanfaat, boleh banget dipraktekkan ya bahkan kalau perlu dilist perpoinnya sesuai kebutuhan kulit kamu.

Bedak ekonomis apakah hasilnya bagus ? || Review OnColour Face Powder

Sebelum aku bahas tentang bedak, aku mau tanya dulu nih. .kamu tim bedak tabur atau bedak padat?

Kalau pakai bedak, suka pakai spons atau pakai brush powder?


Sebenernya aku adalah tim bedak tabur karna aku punya permasalahan kulit wajah yang mudah berjerawat dan masih ada sisa bekas jerawat juga (padahal dulu enggak, efek pola makan yang salah dan kena produk yang aku asal pakai alhasil gak seperti jaman lajang, hiks).

Paling enak bedakan pakai spons yaa langsung gores-gores gitu, tapi ternyata teknik itu gak bagus buat kulit wajah kita karna adanya gesekan ini yang akan membuat kulit kita menjadi terkelupas.

Bahkan bisa jadi bedak kamu gak merata juga, entah itu kamu pakai bedak tabur atau padat tapi kalau bedakannya digores maka hasilnya pun tetep gak merata.

Jadi caranya ditap-tapkan di wajah kita atau kalau yang pakai brusg powder malah lebih enak nih butiran-butiran bedaknya tampak natural dikulit wajah kita dan hasilnya pun merata.

Udah agak lama aku pengen cari bedak yang sekaligus ada cerminnya dan gak ribet kalau dibawa kemana-mana. .kalau dulu, aku pakai merk Colourbox tapi sekarang namanya udah ganti jadi OnColour.

Katanya sih. .ini bedak termurah, bagus, dan hasilnya matte menurut para Oriflamers gitu. .kalau yang bedak terdahulunya memang gak ada tampilan matte, cuman mengandalkan murah dan bagus aja.

Meskipun status ku masih member Oriflame, tapi aku cuman sebagai pengguna produknya aja saat ini dan beli pun sesuai kebutuhan aja atau yang lagi pengen aku coba produknya untuk aku review.

Bedak ini yang aku liat sama aja dari sebelumnya, bulat dan ada kaca di dalam bedaknya.


Packagingnya simple banget kok untuk harga yang emang ekonomis ini, sekarang kemasannya merah muda gitu lucu dan emang layaknya tampilan sederhana.




Tampilan bedaknya sama persis kayak merk sebelumnya, tampilan bedaknya teksturnya sama menurut ku cuman gak sewangi kayak dulu dan ini cocok sih bagi yang gak suka wangi-wangi, nah disini yang membedakan ialah spons bedaknya. .makanya aku tertarik beli tuh karna penasaran apakah udah ada perbaikan apa belum nih.

Karna yang sebelumnya tuh sponsnya dikit banget yang menurut ku gak bisa untuk pakai bedakan, tapi sekarang udah okelah sponsnya agak tebal dan lembut.

Cuman yang disayangkan ialah kurang lentur dikit spons bedaknya, jadi aku kesusahan kalau mau ambil bedaknya.

Ini aku beli warna natural yaa sesuai warna kulit ku yang sawo matang, dan bedak ini juga ada warna lain yaitu warna light yang cocok untuk jenis kulit terang.

Hasil pakai bedak OnColour Face Powder

Ketika aku aplikasikan diwajah ku, aku kurang lega aja. .karna sponsnya ini yang gak lentur dan aku masih merasa kulit wajah ku dehidrasi, jadinya masih kagok gitu loh kalau pakai bedak padat dengan spons.


Kok aku baru sadar yaa noda bekas jerawat ku lumayan tersamarkan, tapi entah kenapa aku merasa agak tebal kalau pakai sponsnya dan ini aku pakai teknik tap-tap wajah kalau pakai bedak.

Btw, kantung mata ku juga ikut samar-samar yaa hehe baru sadar juga.


Kalau ini pakai pencahayaan pagi outdoor yaa tapi entah kenapa masih kurang nyaman kalau aku, pengen coba pakai brush powder tapi apa daya hilang kuasnya.

Dan memang sesuai sama deskripsi dari si OnColour Face Powder ini kalau hasilnya matte dipakai seharian dan aku juha sih udah gak seberapa wangi banget kayak dulu.

sumber : weboriflame

Beberapa testimoni yang aku lihat, mereka suka touch up bedak mereka di siang atau sore hari kalau dirasa bedaknya luntur.

Tapi menurut ku pribadi, itu malah bikin kulit wajah kita menjadi muncul masalah baru yaitu si jerawat.

Karna wajah kita ini kotor habis kena debu, apa iya bakalan touch up dengan spons bedak?

Nanti berikutnya pas pakai bedak lagi, lah tuh tadi kan sponsnya kotor habis kena debu yang diwajah.

Jadi tips ku sih, cuci muka aja dulu dengan air bersih kemudian keringkan, baru deh touch up bedak lagi.

Setelah beli dan coba si OnColour Face Powder, sekali lagi aku menyarankan pakai brush powder agar tampilannya natural.

Dan bedak ini menurut ku bagus banget buat aku yang masih ada noda bekas jerawat.

Warna kulit ku pun jadinya tampak seimbang yaa, padahal aku punya permasalahan warna kulit gak merata. .dahi dan dagu lebih gelap dibanding pipi.

Bedak ekonomis ini menurut ku oke banget sip deh, asalkan kulit wajah sehat dulu misalnya terhidrasi dengan baik.

Makasih sudah simak review aku.

Mengatasi kulit dehidrasi untuk jenis kulit normal/kombinasi || Review Optimals Hydra Radiance

Kulit wajah cerah, makeup apapun nempel diwajah, minim permasalahan wajah, kulit wajah jadi lembab, dan kulit wajah tampak segar. .ini pasti impian semua kulit wajah para perempuan yaa, termasuk aku juga.

Coba kita cek kulit wajah kita seharian, apa pernah kulit kita ini rasanya kok gitu-gitu aja padahal udah pakai skincare yang tepat sesuai jenis kulit?


Atau pernah juga kok kulit wajah ku sensitif banget, dikit-dikit jerawatan bahkan masih kusam aja. .ini skincare ku udah tepat loh. .apa yaa yang error.

Pernah kan kita mikir seperti itu?

Iya, aku pernah ada diposisi yang seperti itu beberapa tahun silam. .udah pakai produk perawatan wajah tapi kok masih keliatan kusam kayak belum mandi, ini kata orang yang melihat (padahal udah mandi loh hiks sedihnya).

Pernah juga pakai Novage True Perfection tapi ternyata pakai bedak tabur aja tuh gak nempel dikulit wajah.

Coba bayangin, kayak donat dibedakin wajah ku tapi tipis yaa ini bedakanku. .nah kan gak keliatan natural dan ada yang aneh. .padahal Novage True Perfection ini untuk kulit dehidrasi juga. .ini gak mempan diwajah ku.

Dia hanya mempan untuk anti-aging aja dan worth it menurutku, walaupun kalau beli produknya langsung harganya bikin mencekik isi dompet, tapi kalau dipikir-pikir hemat juga. .sadarnya ketika berjalannya pakai produk.


Banyak kasus tentang kulit dehidrasi

Kulit ku ini pernah yang namanya banyak jerawatan dan aku genjot pakai produk dengan kandungan salicylic acid, tapi emang cuman ini solusinya ketika kulit wajah sedang berjerawat banyak.

Salicylic acid ini lebih cocok dipakai di kulit wajah yang berminyak dan berjerawat, karna dia kayak mengontrol kadar minyak wajah dan membantu meredakan jerawat-jerawat meradang.

Dibalik aku skincarean yang masih minim ilmu dan aku pakai aja terus produk dengan kandungan salicylic acid tanpa aku imbangi dengan produk hidrasi wajah, makanya wajah ku jadi dehidrasi. .jangan ditiru yaa.

sumber : trainingonlineskincare

Ketika aku tahu kalau kulit ku dehidrasi, aku harus memperlakukan apa yang dibutuhkan kulit ku.

Waktu itu ada kelas online skincare membahas produk Optimals Hydra Radiance, dimana produk ini lebih dominan kandungan airnya dan memang fungsinya ialah untuk menghidrasi kulit wajah.

Namun yang aku sedih, skincare ku Novage ini masih banyak dan gak mungkin dong yaa aku beli skincare set lagi. .duit oh duit.

Ternyata dikasih solusi lah tuh pakai toner dan serum Optimals Hydra Radiance aja, jadi skincare yang dipakai tetep dan cuman tambah 2 produk itu aja.

Karna untuk mengikat kadar air dikulit wajah, otomatis skincare Optiamals Hydra Radiance ini harus di lock sama skincare yang kandungannya dominan minyak.

Jadi setelah pakai toner Novage True Perfection, aku pakai toner Optiamls Hydra Radiance kemudian serumnya, kemudian setelah agak kering, baru aku timpa lagi dengan serum Novage True Perfection.

Oh iya, ini juga ada step kalau pakai toner Optimals Hydra Radiance itu bisa 3-7 layers, tahu kan yang korea-korea skincare pakai toner berlapis-lapis dan ini pun aku coba sampai 7 layers toner Optimals Hydra Radiance.

Sungguh, setengah jam sendiri skincarean hehe tapi gak apa-apa, namanya aja dicoba dulu demi wajah terhidrasi segar.

Karna udah tahu manfaat 7 layersnya, yaudah 3 layers aja lah keburu ngantuk juga mata ini kalau nurutin skincarean lama-lama.

2 atau 3 hari, tanpa aku sadari tuh kulit wajah ku jadi seger kena panas matahari. .biasanya tuh berat banget diwajah. .aku lakukan layering toner ini cuman malam hari aja, karna waktu skincarean malam lebih banyak.

Oh iya, Optimals Hydra Radiance ini untuk kulit normal atau kombinsi. .tapi pas pertama kali produk ini muncul di Indonesia, boleh dicobain untuk jenis kulit yang lain seperti kulit berminyak.

Cuman kalau lebih enaknya, pastikan produk dan jenis kulit itu match, sekarang sih udah ada Optimals Hydra Matte khusus kulit berminyak dan ini hasilnya sungguh wow. .next aja lain kesempatan aku ulas yaa.

Manfaat kulit terhidrasi

Seperti yang aku cerita sebelumnya, permasalahan wajah dehidrasi ini masih belum banyak yang tahu atau paham.

Kita hidup di iklim yang tropis panasnya bukan main, otomatis butuh skincare yang mudah meresap dikulit wajah.

Apa aja yang dapat kita peroleh kalau kulit wajah kita terhidrasi ?

1. Kulit terasa sejuk, ini bisa banget kita rasakan ketika pagi sampai sore hari.

2. Menjaga dari jerawat, maksudnya ialah dia bener-bener buat wajah kita minim permasalahan wajah seperti jerawat. .ketika dia muncul, dia akan mudah dan cepat untuk kimpes.

3. Membantu mengangkat sel kulit mati, nah mungkin inilah yang bikin wajah tampak cerah.

4. Kulit tampak cerah, iya bener ini aku alami sendiri waktu posisi lagi hamil. .banyak yang bilang kulit wajah ku lebih bagusan. .bersyukur perjuangan nya gak sia-sia, menjaga supaya gak gampang kusam.

5. Menyamarkan sembab dan kantung mata.

6. Menghidrasi kulit tanpa menyebabkan berminyak.

Setelah tahu manfaatnya, aku pengen punya satu set Optimals Hydra Radiance ini karna kalau satu paket tuh hasilnya bisa maksimal nendang. .tapi kembali lagi, semua itu juga lirik isi dompet yaa.

sumber : pinterest

Yups, aku pakai sepaket ini dan habisnya 5 bulanan kalau seri Optimals. .tapi kalau serum wajahnya ini beli 1x lagi karna dia kan dipakainya pagi dan malam. .cepet habis dong padahal 1 pump aja tiap pakainya.

Jadi sehari itu cukup pakai 2x aja yaitu pagi dan malam mau tidur sebelum jam 10 malam.

Kenapa skincare an malam harus tepat waktu?

Tahu kan kalau malam itu identik sama regenerasi kulit, otomatis dimalam hari ini kinerjanya lebih terbooster gitu, terlebih lagi gak kena debu atau panas matahari, malah cepet banget kan hasilnya.

Kalau sore mau keluar rumah gimana?

Biasanya aku langsung pakai bedak sih, tapi dikelas training online ini bilang gak apa-apa kalau pakai produknya lagi sore hari tapi cuman face wash, toner, dan pelembab.

Beberapa artikel mengatakan kalau sering-sering mencuci muka dengan face wash pun tidak dianjurkan, karna bisa membuat kulit wajah kering.

Berhubung pelembab nya gak ada spf, jadi kita harus pakai sunscreen di pagi hari supaya kulit gak panas kena sinar matahari.

Sepaket itu berisi 6 produk, yaitu ada face wash, toner, eye cream, serum wajah, day cream, dan night cream. .lengkap banget karna skincare seri Optimals ini seri anti aging dan anti pollutan.

Seneng sih enak banget tekstur dari Optimals Hydra Radiance ini, mulai dari face wash sampai pelembabnya. .dia bener-bener kayak gel tapi yang langsung meresap ke kulit.

Waktu itu sayang banget yang masuk di Indonesia untuk kulit normal atau kombinasi, untung kulit ku yang berminyak ini bisa cocok. .tapi sekarang udah aman deh udah ada yang buat kulit berminyak.

sumber : trainingonlineskincare

sumber : trainingonlineskincare

Karna bahan-bahan Optimals Hydra Radiance ini alami dan dominan airnya, ketika hamil aku memberanikan diri pakai skincare ini karna pernah 3 bulan gak pakai skincare dan kulit wajah langsung kusam bahkan sampai komedoan.


Kesimpulan

Sekali lagi, aku memang bukan influencer atau dokter kulit tapi sekarang ilmu skincare bisa kita pelajari secara mandiri.

Kalau pakai skincare pun gak bisa kita langsung bolak balik ganti, aku pun kalau pakai produk baru. .aku liat hasilnya minimal 1 bulan dan maksimal 3 bulan.

Setelah pakai Optimals Hydra Radiance ini baru aku sadar kalau kulit ku ini dehidrasi udah lama banget dan mau gak mau harusnya sih pakai seri yang menghidrasi lagi, tapi yang namanya permasalahan kulit itu gak cuman satu aja. .bisa 2 bahkan 3.

Sebelum kamu pakai produk, pastikan juga kenali jenis kulit kamu supaya gak terpengaruh apa kata influencer, iklan, atau ocehan orang jualan yang hanya mau meraup untung aja.


Makasih yaa udah simak curhatan ku pakai skincare ini. .apakah kulit kamu lagi dehidrasi juga atau baru sadar kalau dehidrasi ?

Awal mula tertarik menulis di blog

Kalau diingat-ingat aja bikin lupa, jalan satu-satunya yang bikin aku gak bakalan lupa ialah dengan cara ditulis dibuku tulis, tapi sekarang ada blog yang entah kenapa lagi tertarik nulis disini.

Sebenernya, aku suka nulis tuh dari jaman SD yaitu nulis diary tiap malam dan tiap hari pastinya. .jadi doyan banget tuh nulis kejadian hari ini apa aja yang aku alami, yaa aku tulis dibuku diary ku itu.

Punya buku diary yang model biasa dan bahkan punya yang ada kuncinya, bahkan dulu pengen punya diary yang ada klik passwordnya itu loh tapi kok yaa harganya agak mahal, gak jadi deh beli yang murah aja yang besarnya setelapak tangan orang dewasa.

Entah kenapa dulu suka nulis mungkin aku pede sama bentuk tulisanku hehe namanya anak kecil suka-suka dong yaa.

Dan memang kesukaan ku menulis itu sampai aku dewasa, walaupun tulisan kadang bagus kadang jelek yaudah yang penting bisa aku baca.

Oh iya, aku pun seneng kalau disuruh ngetik dikomputer. .rasanya kayak rapi gitu loh tulisan dan nyaman aja ada bunyi "tik tik tik" di keyboard. .sampe pernah tuh ayah ku bilang "kalo ngetik tuh seng pelan, jebol keyboardnya" hehe.

Sampai akhirnya sekarang terbiasa nulis status entah review entah mood hari ini di story sosmed.

Tiba-tiba melirik dunia blog


Kenal sama blog udah dari jaman kuliah sih tapi waktu itu emang aku gak melirik si blog, karna menurut ku blog ini buat para mahasiswa yang pinter nulis ilmiah. .aku gak bakat menulis dengan baik jadi udah minder.

Aku pun baru tahu kalau pihak fakultas atau kampus, ternyata tiap anak udah punya blog masing-masing. .yaa tetep gak aku lirik kan aku gak suka blog.

Ketika usia ku sekarang udah hampir 30an dan punya anak satu, aku sempet follow salah satu temen beuaty yang merawat blognya.

Dari situ aku kenalan, aku tanya-tanya tentang blog itu kayak gimana aja, dan  tetep aku masih bingung sama blog. .alhasil cuman sekedar tahu gitu aja.

Aku mulai nulis di blog bulan September 2020 dan itu pun masih jarang banget menulis. .karna belum nemu "why alvi menulis diblog".

Tiba-tiba wangsit itu datang, ada salah satu komunitas blog yang ngadain challenge 30 hari menulis. .dari situ lah aku sering liat temen ku share tulisan blognya di story.

Yaa aku penasaran dan kepo juga blog itu kayak gimana sih dalamnya dan apa aja yang dibahas dan akhirnya dalam hati "yaudah oke deh aku mau coba menulis di blog".

Bolak-balik seliweran postingannya BloggerKece yang mengatakan kalau penting blog kita menjadi TLD dan seketika itu aku juga inget kayak kata temen ku tadi kalau mau ngeblog minimal domainnya dot com karna blog itu seperti rumah kita sendiri. .oke lah akhirnya dari situ aku dan pihak BloggerKece.com konsultasi seputar blog.

Dari situ beneran super gercep memberikan aku solusi dari pihak bloggerkece buat nanggepi aku yang baru didunia blog.

Akhirnya aku memutuskan untuk beli domain dot com melalui pihak bloggerkece. .seneng banget akhirnya aku gak repot dan terbantu banget sama pihak ketiga ini.

Pindah ke domain dot com ini 19 April 2021 dan disinilah pelan-pelan aku munculkan "why alvi menulis diblog" yang tema blognya gado-gado supaya blog ku ini bisa berkembang juga, gak melulu review skincare dan personal care yang pernah aku pakai, biar pembaca juga melirik blog ku.

Dari sini aku ikutin beberapa komunitas menulis agar aku bisa belajar juga tentang dunia blog.

Aku pun masih belajar apa itu seo, page view, dkk-nya karna saat ini aku pengen nulis tentang apa yang ada di diriku dan pengalaman ku. .semoga aja sih bisa jadi cuan kan lumayan.

Tema blog yang aku inginkan

Tadi aku sempet cerita kan kalau tema blog ku ini awalnya review pengalaman ku tentang skincare atau personal care, nah aku dapat saran dari pihak bloggerkece kalau blognya mau berkembang maka coba niche gado-gado tapi ala aku sendiri.

Jadi aku memutuskan kalau tema blog ini memang masih gak jauh-jauh dari dunia skincare dan tipsnya, lifestory yang pernah aku alami tapi mohon ambil sisi baiknya aja yaa, tentang buku yang aku punya dan entah kenapa lagi pengen sharing tentang hal ini, kemudian dunia blog ku.

Aku tulis diblog pun supaya aku ini inget dan punya kenangan tentang apa aja yang terjadi di hidup ku.

Dan pengennya lagi, tiap hari bisa menulis. .walaupun kemarin-kemarin aku masih sering absen buat menulis. .jadi ku ibaratkan blog ini diary sekaligus jurnal ku juga.

Oh iya, aku selama ngeblog ini pakai hp Vivo Y30 jadi bener-bener nekat ngeblog

Laptopnya kemana ?

Nah ini lagi diservice karna sudah punya "why alvi menulis diblog" makanya aku langsung gercep buat service, sementara ngeblog pake hp gak apa-apalah sambil disamping anak lagi tidur pun bisa menulis.

Kalau layar laptop kan terang banget, takutnya malah bocil bangun dan gagal menulis. .jadi dinikmati aja menulis blog pakai hp.

Tapi kalau ada hal lain yang buat aku berkembang, bisa jadi tema ini nantinya nambah lagi. .semoga aku konsisten menulis yaa tiap hari kalau gak ada halangan. .aamiin.

Selama blog pakai hp gak jauh-jauh beda sama web laptop, aku pengen ngeblog pake hp karna ada sisi kemudahan dari ku yang gak bisa lepas dari hp.

Aku masih harus banyak belajar tentang dunia blog, meskipun masih belum paham-paham banget, tapi aku akan ulangi terus sampai aku cukup paham.

Ikut komunitas blog

Alasan bisa konsisten nulis blog salah satunya ialah masuk ke komunitas para blogger dan disini aku ikut komunitas bloggerperempuan, 1minggu1cerita, dan kbbvindo.

Nah yang bikin aku semangat buat tiap hari menulis tuh di komunitas 1minggu1cerita karna aku merasa punya temen baru nyimak mereka yang udah lama diblog dan mereka keren-keren blognya. .kalau gak setor selama 6 minggu di outkan grup tapi boleh daftar member lagi. .eits mereka gak galak kok, baik-baik banget malahan.

Makanya aku ini juga kayak jadi support sistem ku dalam hal menulis.

Dari blog-blog mereka inilah aku belajar tentang ide menulis ku, hal apa aja yang aku lakuin di blog, kemudian cara mau dapat cuan dari blog (semoga aku bisa aamiin), dan masih banyak lainnya yang belum aku temukan.

Pengen juga ikutan komunitas lain tapi aku masih belajar komunitas-komunitas ini dulu, otak juga biar gak overload.

Harapanku di blog ini, aku yang sebagai ibu rumah tangga pengen punya me time supaya aku bisa rileks juga. .cara me time tersimple ku yaitu menulis dan untungnya ada media blog ini yang bikin aku masih tetap menjaga kewarasan ku sebagai ibu rumah tangga yang bisa dikatakan jarang keluar rumah.

Sekian curhatan ku

Melahirkan secara normal bebas jahitan

Entah kenapa yang ada dipikiran ku akhir-akhir ini, aku pengen cerita tentang proses menuju melahirkan anak pertama ku.

Ada yang membuat hati ku ini bergetar kalau mengulang kisah ini, dan yaa namanya kehamilan pertama, ada pengalaman-pengalaman yang harusnya buat aku happy sehappy-happynya tapi nyatanya gak seindah itu.

Bagi perempuan yang masih lajang atau yang sudah punya anak, boleh banget jadikan kisah ku ini sebagai pembelajaran walaupun menurut ku ini hal yang sepele.

Awal mula kehamilan

Aku mulai hamil anak pertama di tahun 2018. .awalnya yaa pengen dong habis nikah tuh hamil tapi ternyata setelah menikah jeng jeng jeng datang bulan haha.

Gak lama memang setelah aku menikah di bulan Agustus 2018 dan bersyukurnya bulan berikutnya positif hamil.

Terus sempet kepikiran gini "pantesan pas aku ke swalayan tuh kayak kalap liat jajan, bawaannya mewek gak jelas juga, agak lupaan bertambah, ternyata proses menuju hamil toh aku".

Hamil muda ku ini gak gampang, karna dari awal mual muntah gak bisa makan nasi sama sekali, otomatis lemes lah badan dan ku mewek dong padahal laper banget.

Cek ke dokter kandungan di rumah sakit masih kehamilan sekitar 2 mingguan, di usg lah perut ku dan kebetulan waktu itu aku lagi sakit batuk, pernyataan dokternya bikin aku syog banget karna beliau bilang kemungkinan ini bukan hamil karna masih kosong gak ada apa-apanya dikantong.

Seketika itu, aku sama suami ku yaa kaget, suami ku langsung tanya "tapi hamil kan dok soalnya telat mens 2 minggu".

Malah jawabannya semakin bikin males, yaudah ganti dokter ajalah jalan satu-satunya dan tunggu minggu berikutnya. .begitu lah saran dari teman-teman yang udah pengalaman yaa.

Akhirnya aku ganti rumah sakit dan alhamdulillah janin itu udah muncul. .suami ku agak mewek tapi dalam hati meweknya, sedangkan aku masih percaya gak percaya kalau aku bisa hamil.

Yaa secara berat badan ku cuman 42-43kg an dan tinggi badan 155cm, sempet kepikiran masak bisa badan kurus begini hamil. .tapi ternyata berprasangka buruk itu emang gak baik, buktinya bisa hamil. .alhamdulillah atas izin Allah pastinya.

Lagi-lagi kehamilan ku ini gak berjalan mulus, karna hidung ku ini sensitif banget dan ini makin memperparah aku dalam hal rewel makan.

Bau nasi magic com aja udah huek gak mau.

Bau dadar jagung di meja makan, bau daging di meja makan, bener-bener gak bisa.

Bahkan bau nya suami ku aja gak mau hahaha padahal keringatnya tuh gak bercucuran kayak orang olahraga loh, tapi aku emang gak mau.

Jadi ketika hamil tuh wajib banget tiap sebulan sekali beli parfum buat semprot-semprotin ke badan suami ku. .maafkan aku yaa haha.

Tapi kalau diajak makan diluar rumah, byuh doyan banget sampe habis banyak.

Yang pernah hamil, apakah ada yang sama kayak aku atau beda cerita?

Pasti ada yang sama dan ada yang beda yaa, karna kondisi ibu hamil tuh punya ceritanya masing-masing.

Dan yang aku sempet takutkan ialah aku pernah nih sapu-sapu rumah bentar aja, tapi perut ku rasanya sakit tapi gak parah. .nah aku tanya ke dokter katanya aku gak boleh terlalu capek. .padahal cuman sapu-sapu ruang tamu dikit.

Dokter pun bilang "mungkin ibuk dulunya pas kerja kuat, tapi belum tentu waktu ibuk lagi hamil. .bisa saja kondisi itu menjadi sebaliknya".

Dan aku mikir, emm iya juga sih dulu aku kerja shift-shiftan gila bener jam kerjanya.

Kadang kerja mendadak 12 jam karna gantiin temen yang gak masuk kerja, waktunya libur malah kerja karna yaa sama partner kerja lagi gak masuk karna sakit, dan misal habis lembur eh di hari yang sama kerja lagi. .jadi punya waktu istirahat tidur cuman beberapa jam aja.

Mendekati persalinan

Ketika kehamilan ku udah di T2, alhamdulilah kepala si calon bayi ini udah muter ke bawah.

Ada hal yang buat aku bertanya dalam hati "apa bisa aku lahiran normal yaa", kenapa aku ngobrol dalam hati seperti itu? Karna banyak banget info-info yang beredar seputar melahirkan. .otomatis parnoan muncul deh.

Banyak yang mengatakan lahiran di rumah sakit itu dikit-dikit sc, nah ini yang bikin aku anti banget sama rumah sakit.

Di usia kehamilan ku 6 atau 7 bulan, aku sudah dikasih tahu sama salah satu temen kalau bisa lahiran normal di salah satu tempat yang bener-bener bikin kita nyaman melahirkan di tempat tersebut.

Aku mau cek up 2 provider tuh yaa mikir loh, mikir biaya.

Sekali cek aja udah berapa ratus ribu kalau di rumah sakit, belum vitaminnya yaa kan.

Kemudian ketika kehamilan usia 8 bulan, tanya dong aku ke dokter apakah aku bisa melahirkan secara normal.

Analisa dokter awalnya bagus semua tentang janin ku. .mulai dari letak plasenta, kepala bayi udah dibawah, ketuban udah oke. .tapi ternyata dokter nya malah bilang "kalau ketubannya hijau yaa langsung kami tindak sc buk".

Deg
Deg
Deg

Aku gak mau sc ya Rabb.

Akhirnya aku sama suami nekat bener nyari alamat bidan yang disaranin temen ku, karna ternyata tempatnya gak jauh dari rumah ku. .ini alhamdulilah banget.

Pencarian pertama gak langsung ketemu, tapi pencarian berikutnya "yes ketemu".

Dan mulai dari situ kontak pihak bidannya dan disana ada timnya juga.

Ikhtiar terus tanpa putus karna yakin

Udah kontak-kontak sama pihak klinik bidannya dan udah ngerasain enak banget konsul di klinik ini, akhirnya aku memutuskan untuk iya aku melahirkan di bidan aja. .padahal aku dulu gak mau lahiran di bidan karna menurut ku kalau ada apa-apa gimana penanganannya.

Tapi itu semua jauh dari dugaanku.

Keluh kesah ku tentang hamil bener-bener didengerin, solusinya pun bener-bener bikin ayem hati lah.

Dan suatu ketika, orang tua ku bertanya mau lahiran dimana.

Mereka tahunya aku kontrol di rumah sakit tapi aku pindah haluan ke bidan eh tapi ini klinik bidan lebih nyaman dari rumah sakit, orang tua tetep gak setuju karna yaa seperti pemikiran kita yaa kalau lahiran di bidan itu takutnya ada kenapa-kenapa sama ibu hamilnya kan kurang cak cek beda kayak di rumah sakit.

Bukan soal harga lahiran sc.

Bukan soal lahir brojol oke.

Tapi aku takut trauma kalau operasi, makanya ikhtiar ku aku pengen melahirkan secara normal.

Oh iya aku belum cerita, kalau di klinik bidan ini terkenal dengan melahirkan bebas jahitan. .loh kok bisa ? Nanti aku ceritain.

Lanjut lagi. .

Orang tua masih takut karna melahirkan itu taruhannya nyawa, akunya nangis-nangis terus karna kalau orang tua gak setuju tuh aku mesti mewek tapi orang tua gak tau kayaknya.

Aku berdoa terus terus dan terus. .aku masih inget banget doa nenek ku (ibu dari ayahku), di doain di mbun-mbun kepala katanya mujarab yaa. .doanya begini intinya, semoga aku melahirkan tanpa ada rasa sakit sama sekali.

Dan doa nenek ku kayak gitu, itu terus yang aku mohon tiap sujudku. .walaupun lagi-lagi orang tua ku masih belum sepenuhnya percaya sama pilihan ku lahiran di bidan.

Aku pun berdoa juga supaya kalau aku lahiran, aku gak pengen ngerepotin siapapun, minimal ngrepotin suami ku aja dan untungnya ada jasa assisten bidan yang bisa dipanggil kerumah.

Nah melahirkan di bidan ini, kalau belum bukaan 4, belum boleh dibawa ke klinik. .makanya aku gak mau ribet kan yaa jadi aku pake jasa panggil ke rumah.

Ah, nyaman banget aku konsul di klinik bidan itu karna mereka mengedukasi aku bener-bener ketika mau lahiran. .baik itu dari segi gerakan fisik, asupan makanan agar bisa kontraksi tanpa obat, terus tanda-tanda mau melahirkan, menghitung kontraksi, kemudian tips melahirkan bebas jahitan yang sekarang belum terkenal banget di tahun 2018. .kalau tahun ini kayaknya udah terkenal.

Jalan Nya memang gak langsung dikabulkan, tapi aku yakin jalan dengan bawa iman sebut nama Dia dalam hatiku pasti ada aja jalan keluar.

Persalinan pun ada drama dan bahagia


Usia kehamilan ku 39 minggu mungkin yaa tapi si janin gak muncul tanda-tanda mau keluar, was was kalau sc gimana. .gak mau aku.

Terus kedeteklah kenapa calon bayi ini gak mau keluar, bidannya bilang ibunya setres kah banyak pikiran.

Yaa banyak pikiran, ditanya orang kapan lahiran, terus udah banyak yang nungguin, yaa mungkin ini juga yang bikin calon bayi ku gak mau keluar. .dan ada beban yang lain juga.

Langsung dari situlah pecah air mata ku nangis sejadi-jadinya. .semua keluh kesah ku, aku curhat semua dan sebenernya ini gak boleh dialami oleh ibu hamil, ibu hamil tuh harus bahagia enjoy gitu tapi itu gak pernah ku rasain.

Banyak hal yang aku pikirkan, salah satunya ialah banyak ketidakcocokan ku dengan ibuku sendiri.

Jadi aku kebayang-bayang perbuatan ku selama ini, apakah aku bisa melahirkan normal. .kita manusia kadang gak tau perbuatan kita benar atau salah, tapi hati nurani ini loh mesti kayak bilang "perbuatan mu salah". .karna aku memang merasa hal apapun yang aku perbuat untuk ibuku, masih belum diterima dengan baik oleh beliau. .yaa, itu yang bikin aku selalu kepikiran.

Langsung aku dipeluk sama assisten bidan saat itu, dan mereka memberikan aku banyak wejangan yang gak menyudutkan aku waktu itu. .sungguh nyaman banget konsulnya, karna di klinik bidan tersebut bukan hanya tentang hamil melahirkan aja, tapi tentang diri kita pun menjadikan suatu hal yang ternyata ada sebab akibat.

Kemudian, ada salah satu teman ku yang menikah dan aku datang padahal usia kehamilan udah tua banget.

Temen ku khawatir kok aku nekat banget ke acara nikahan, katanya sih "gak ilok" alias pamali, takut sawanen kalau orang jawa bilang. .langsung dikasih bunga melatinya.

Aku gak percaya sama hal-hal seperti itu, jadi santai akunya.

Besok paginya pas bangun tidur, entah kenapa perut rasanya kram dan liat celana dalam kok kayak nya ada flek merah dikit banget. .langsung aku whatsapp bidan ku dan katanya dikompres dulu perut nya yang kram sambil hitung kontraksinya.

Hitungan kontraksi nya pake aplikasi di hp yang ada di playstore loh jadi bener-bener gampang.

Dikatakan harus ke tempat bersalin itu kontraksi per 3-1-1. .atau tiap 3 menit 1 menitan gitu lah hitungannya.

Sampe siang jam 10an, mau gerak dikit keluar kamar gak bisa karna kram perut ku. .aku buat nungging gak seberapa sakit dan aku sambil nyamil dikit-dikit biar gak laper. .waktu itu baterai tinggal sedikit dan lampu mati, hmm drama bener lah mau lahiran.

Akhirnya aku gak kuat, ku rasain kontraksinya agak cepet sekitar per 10 menit atau 8 menit, aku minta assisten bidan untuk datang ke rumah.

Sesampainya dirumah, assisten bidan ku ini cek tensi, kemudian cek kontraksi ku ini per berapa menit, dan entah kenapa beberapa menit kemudian, ketuban ku pecah. .ku kira aku kebelet pipis tapi kok gak berasa kayak pipis. .trus asisten bidan ku bilang ini ketuban udah pecah.

Langsung cek vt atau udah bukaan berapa gitu kan yaa, ku kira sakit karna kata temen ku sakit, ternyata gak sakit kok. .dan assisten bidan bilang kalau udah bukaan 4 siap ke tempat bersalin.

Waktu itu ayah ku masih kerja dan yaudah minta tolong adek ku buat telp ayah ku pulang karna aku mau bersalin, aku hubungi suami ku juga dengan posisi baterai hp lowbat.

Tepat jam 15.30an, ayah ku dan suami ku sampe rumah. .langsung deh aku jalan cepat ke mobil buat cus ke klinik bidan.

Duh rasanya kontraksi itu bikin aku gak kuat, yaa ini aku juga sih gak belajat teknik bernafas dengan baik atau lupa caranya karna udah kepikiran kontraksi.

Sesampai nya di klinik bersalin, aku pengen melahirkan ku itu pake gaya nungging pegang gym ball karna disitulah melahirkan bebas jahitan.

Iya, di klinik bidan ini aku melahirkan bebas dengan cara ku dan mereka emang menyarankan melahirkan seperti itu kalau memang pengen gak ada jahitan.

Proses melahirkan ku agak lama dan detak jantung calon bayi hampir 120an, aku pun agak hampir capek juga kehabisan tenaga tapi tetep mereka memberikan aku jus kurma untu kontraksi alami nya. .ku gak doyan jus kurma jadi ku minum dikit aja.

Aku afirmasi si bayi "nak, yuk keluar ketemu mama yaa, ayo berjuang bareng yaa nak".

Mungkin beberapa menit agak lama, alhamdulillah aku melahirkan sekitar habis isya'.

Dan ternyata robek dikit jalan lahirku, tapi katanya gak apa-apa gak dijahit. .cukup dikasih obat kayak betadine tapi bukan betadine dari pihak klinik bidannya.

Kemudian proses IMD berjalan dan langsung peluk si bayi lucu ini, yang sekarang panggilannya Arsya.

Dan begitulah cerita proses melahirkan ku yang bebas tanpa jahitan.

Sebut aja klinik ini Papilio NBC atau Natural Birth Center bu Wina.

Sekali lagi, makasih bu Wina dan para assisten bidan, bahkan yang siapin makanan dan cuci baju ku. .sekarang kliniknya bener-bener udah berkembang banget.

Orang luar kota pun banyak yang berdatangan demi melahirkan secara normal bebas jahitan dan inilah alasan ku kenapa aku ngotot banget lahiran di Papilio.

Semua udah atas izinNya, ikhtiar jalan terus pakai iman, dan yakin semua itu bisa dilalui walau banyak banget air mata yang harus aku keluarkan.

Tulisan ini aku persembahkan ke anak ku Arsya yang beberapa bulan lagi usianya udah 2 tahun.

Maaf yaa nak, mama kadang masih ngomel berkeluh kesah rawat kamu. .tapi hal yang kamu harus yakinin ialah kamu sumber support terbesar mama untuk terus berdoa supaya mama tetep bisa dekat dengan Dia.

Ketiak bebas bau keringat walaupun aktifitas padat


Keinget jamannya masih kerja shifting di salah satu perusahaan tempatnya di Surabaya, karna disitu aku dituntut gerak terus nih kaki mondar mandiri kayak kitiran.

Ceritanya. .aku dulu kerja sebagai admin gudang tapi tugas ku banyak mondar mandir lari kesana kemari. .otomatis banyak keringat yang aku buang.

Otomatis pula akan muncul si bau keringat, terutama si ketiak.

Aku gak bayangin aja waktu itu kalau tiba-tiba baju ku yang dibagian ketiak ini ada basah-basahnya, trus nanti pasti digojloki, yang gojloki laki-laki yaa malu kan yaa.

Trus temen ku pernah nyaranin pakai bedak ketiak yang tabur, oke lah aku coba dan aku cocok.

Ini kemasannya sachetan jadi jangan harap tangan kita bersih dari bedak, kita bedakin ketiak kita pakai tangan. .kayak bedakin ketiaknya bayi aja hehe.

Cuman yang aku ribetkan ialah kalau tumpah gimana, mubazir dong, akhirnya pakai klip kertas dan ternyata bisa. .yeeyy seneng yaa.

Tapi dipikir-pikir lagi, kalau aku bepergian gimana kalau tumpah, malah rempong nantinya.

Selama aku gak keluar-keluar jauh alias di kota itu-itu aja, yaudah aku nyaman pakai bedak tabur ketiak ini.

Pernah denger issue kalau pake deodorant itu bikin kanker payudara?

Nah ini loh yang bikin aku awalnya gak berani pakai deodorant, makanya aku lebih pilih amannya aja pakai si bedak tabur ketiak ini.

Akhirnya coba pakai deodorant roll on

Aku sebenernya gak suka pas dikasih tahu kalau ada deodorant bagus dan wangi, tapi ada produknya langsung dan disuruh temen ku buat cium wangi deodroantnya (maksudnya gak dipake diketiak gitu), yaudah deh aku iyain dan wanginya emang gak terlalu strong.

Ini kemasan lama yang aku ceritain, sekarang kemasannya udah baru dan otomatis ada yang berbeda inovasinya. .tapi entah kenapa menurut ku yaa sama aja, yang penting ketiak ku gak bau, gak keringetan, dan gak ada efek samping.



Aku disaranin pakai merek Activelle ini yang ada 5 macam varian, sebenernya yaa pusing sih bedanya apa toh yaa sama aja buat ketiak biar gak burket.

Tapi masing-masing Activelle ini punya keunggulan sendiri

  • Ungu (Activelle Extreme Anti-perspirant Deodorant) : membantu menjaga aroma hingga 72 jam (uji klinis) yang mampu memberikan perlindungan optimal bahkan setelah melakukan aktifitas fisik, dan ada aroma wangi sitrus.
  • Pink (Activelle Fairness Anti-perspirant Deodorant) : membantu membuat rona kulit ketiak tampak merata dalam 14 hari (uji konsumen), ketiak tampak lebih cerah dalam 4 minggu, dan aroma buah-buahan dengan hangatnya wangi bunga.
  • Abu-abu (Activelle Invisible Anti-perspirant Deodorant) : teknologi yang membantu menjaga dari noda putih sehingga tidak meninggalkan noda putih atau bekas pada pakaian, cocok untuk yang punya gaya hidup aktif karna deodorant ini cepat kering dan kemasan bebas bocor, melindungi hingga 48 jam (uji klinis), serta memiliki aroma yang ringan tapi masih terasa sejuk.
  • Hijau (Activelle Fresh Anti-perspirant Deodorant) : membuat sensasi segar yang tahan lama (uji konsumen), rasa sejuk setelah dipakai, dan aromanya segar.
  • Biru (Activelle Comfort Anti-perspirant Deodorant) : mengandung bahan untuk menjaga kelembapan serta memberi rasa nyaman di kulit ketiak (berdasarkan kandungan bahan), kemasan bebas bocor, serta memiliki aroma wangi sitrus.
Aku sudah pakai kelima deodorant ini, dan favorit ku selalu warna ungu, pink, dan biru, alasannya ialah emang sesuai deskripsinya masing-masing dan emang itu ngefek di kulit ketiak ku.


Dulu pas jaman masih kerja shift, ruang gerak ku banyak banget dan memang ketika aku pakai deodorant Activelle ini merasa dia tetep stay kering, bebas bau, dan agak cerah memang kulit ketiak ku secara bertahap.

Tiada hari tanpa deodorant

Biasanya aku pakai deodorant ini cuman pagi hari aja udah cukup melindungi selama seharian kok.

Tapi kalau mau keluar rumah sore, yaa kadang pakai kadang gak karna kalau sore kan cuacanya gak terlalu panas, kecuali kalau siang hari nah ini aku agak takut yaa kan kalau kita sering kena panasan tuh malah memicu keringat dan burket jadinya aku pakai lagi kalau ada acara yang jamnya siang hari.

Mungkin kamu juga pernah punya pengalaman sama kayak aku yang bingung banget atasi burket, boleh sharing bareng dikolom komentar.

Ucapkan bye komedo dalam waktu 30 menit

Kamu pernah punya pengalaman bersihin komedo yang pakai alat panjang, trus hidung kamu dipencet-pencet gitu kah kadang sampai hidung kamu merah atau gatal kayak aku?


Aku pernah loh dan ini permasalahan wajah ku dari jaman SMA, yaitu DUNGNDAK alias hidung landak lebih jelasnya lagi komedo.

Ini bener-bener ganggu penampilan walaupun cuman putih-putih di hidung, tapi kalau komedo ini gak dibersihkan malah jadi tambah banyak dan agak panjang juga komedonya.

Dulu yang aku tahu nih yaa cuman komedo aja, tapi ternyata aku baru tahu kalau komedo itu ada yang komedo hitam (blackhead) dan komedo putih (whitehead).

Komedo ini merupakan salah satu sel kulit mati yang ada dikulit kita, nah seperti yang aku bilang tadi kan kalau gak dibersihkan malah menjadi-jadi si komedo ini.

Pengalaman ku dulu, aku sebulan sekali ke salon biasa untuk facial, yaa karna aku komedoan jadi aku risih banget.

Tiap facial, nangis karna kesakitan diambil komedonya dan itu lama banget.

Ada yang punya pengalaman sama kah walaupun facialnya gak disalon biasa?

Tapi waktu aku perawatan di klinik kecantikan juga sama sih, sakit, pokoknya kalau bersihin komedo itu identik teraniaya si hidung. .rela antri facial berjam-jam demi komedo ini hilang dan kulit tampak seger dan cerah.

Mungkin awalnya gak sadar yaa kita kalau keseringan bersihkan komedo tuh, pori-poru hidung kita kayak lebar gitu loh. .kamu pernah amati?

Karna aku pernah amati hal itu dan duh tambah bikin penampilan gak karuan.

Eh inget juga kan kalau ada pore pack yang bersihkan pori-pori hidung?

Nah itu di aku tambah memperparah kondisi kulit aku yang emang jenis kulit berminyak dan komedoan.

Pori-pori ku agak terbuka di bagian ujung hidung dan pipi yang deketnya hidung, ini aku baru sadar gak bisa mengecil pori-pori ku sampai ketika aku bekerja.

Hilangkan komedo dengan bahan Salicylic Acid

Komedo ini, biasanya banyak muncul di jenis kulit berminyak atau kombinasi yang area T wajahnya berminyak.

Tapi gak menutup kemungkinan untuk jenis kulit normal pun bisa berkomedo, tapi emang gak seheboh kulit berminyak dan kombinasi yang agak susah langsung hilang gitu komedonya.

Aku pun baru tahu ternyata bisa banget hilangkan komedo tanpa harus ke klinik kecantikan yang membuat hidung kita dipencet-pencet, yaitu kita rajin lakukan eksfoliasi wajah atau pengangkatan sel-sel kulit mati.

Hal ini biasanya dilakukan seminggu 1-2 kali aja udah cukup, karna kalau over pun juga gak baik untuk kulit wajah kita.

Dan kandungan yang baik untuk mengatasi si komedo ini adalah Salicylic Acid karna dia mampu mengontrol minyak wajah, bahkan membersihkan pori-pori wajah.

Saat ini aku seneng banget maskeran wajah pakai si Pure Skin Charcoal Peel of Mask, karna masker wajah ini dia bener-bener angkat komedo ku tanpa rasa sakit sama sekali.

sumber : pinterest

Masker peel-off charcoal yang mengandung bubuk arang, ekstrak nanas, dan Detect Technology dengan Salicylic Acid yang lembut namun bisa membantu merawat, membersihkan kotoran, dan minyak untuk hasil kulit yang terasa lebih lembut dan halus. 

Waktu pertama kali masuk ke Indonesia, sumpah deh royokan banget ini produk sampe kehabisan stok terus.

Aku pun dulu waktu pertama kali coba masker wajah ini, kayaknya 2 atau 3 bulan kemudian karna nunggu restol lagi, nyesel yaa gak kebagian diawal tapi gak apa-apa sekarang udah bisa merasakan sensasinya si Pure Skin Charcoal ini.

Masker Pure Skin Charcoal ini dia bentuknya dioles diwajah, tunggu sampai kering, lalu kayak di kupas gitu (eh bener yaa bahasanya dikupas hehe atau lepaskan secara perlahan.

Berikut ini aku kasih tahu cara pakai Pure Skin Charcoal ala aku yaa

1. Cuci muka dengan face wash yang kamu punya (kalau aku pakai skincare Pure Skin).

sumber : web oriflame

2. Keringkan wajah, lalu oles si Pure Skin Charcoal ini keseluruh kulit wajah, hindari area mata dan pakainya hati-hati yaa supaya tidak terkena rambut kamu. .aku olesnya lebih suka pakai kuas, karna maskernya jadi rata diwajah. .kalau pakai jari, bener-bener cuman tipis dan emang gak rata.


Kalau aku gak pernah tak oles yang bagian kumis itu loh, karna masker ini baunya agak menyengat arangnya.

sumber : web oriflame

3. Tunggu sampai 20-30 menitan, aku kipasin juga wajah ku supaya keringnya cepet, kalau aku lebih suka 30 menitan karna ini bener-bener sudah kering masker wajahnya.

4. Lepas maskernya mulai dari bagian dagu hingga ke dahi.

sumber : web oriflame

5. Pasti ada sisa-sisa dari masker ini kan, karna dia bentuknya Peel of Mask, maka dari itu setelah pakai masker, kita cuci muka dengan air biasa aja untuk hilangkan sisa maskernya.

sumber : web oriflame

Rasanya gimana setelah pakai maskernya?

Komedo ku terangkat, wajah ku jadi tampak cerah, segar, pori-pori ku jadi bersih, dan pasti bakalan nagih exfoliasi wajah seminggu 1-2 kali demi komedo hilang.

6. Lakukan rutinitas skincare kamu seperti biasa, kalau aku pakai toner, eye cream, dan night cream. .beres deh langsung bobok hehe.

Kinerja dari peel of mask ini menurut ku sangat bagus, karna dia membersihkan pori-pori wajah secara menyeluruh. .nah ini nih yang bikin kulit hidung atau kulit yang kamu pakein masker pure skin charcoal ini jadi tampak halus dan pori tersamar.

sumber : web oriflame

Nah sekarang aku kasih tahu tekstur dari si Pure Skin Charcoal Peef of Mask ini yaa.


Teksturnya keliatan agak kental yaa, dan ini beneran lama banget keringnya. .jadi seperti tips ku tadi kalau pakai masker peel of mask supaya cepat kering yaa diri kita sama di depan kipas hehe atau beli kipas tangan itu juga boleh banget kok.


Setelah 30 menit pakai masker, aku lepas maskernya dan ini aku gak oke yaa lepasnya gak kayak topeng. .kelamaan haha jadi yaa kayak keriput begini diplintir.

Dan sekarang tinggal dikit banget masker Pure Skin Charcoal ku ini dan aku akhirnya demi mendapatkan sisa maskernya, aku potong setengah dari wadahnya.

Berhubung takut kalau kering, yaudah lah yaa cari cara hemat yaitu aku steples aja hehe dan alhasil emang gak kering maskernya. .alhamdulillah.


Setia pada produk Pure Skin sampai sekarang

Pure Skin memiliki rangkaian produk untuk merawat jerawat, blackhead dan mencegah timbulnya jerawat. Semua produk Pure Skin memiliki teknologi yang dikombinasikan dengan salicylic acid untuk mengangkan tumpukan sel kulit mati, mengontrol produksi sebum dan mengurangi kilap. Dari fiace wash, face toner, sos spot gel, berbagai macam mask, seperti peel-off mask, clearing mask dan 2-in-1 face wash and scrub.
sumber : web oriflame


Nah begitu yaa pengalaman ku pakai Pure Skin Charcoal peel of mask, mungkin kamu pernah punya pengalaman yang hampir-hampir mirip sama aku, boleh banget kita sharing karna aku pun berkomedo kalau aku gak lakukan rutinitas skincare malam atau gak exfoliasi.